Monday, December 15, 2014

CARA JITU MEMULAI BISNIS KOS-KOSAN

CARA JITU MEMULAI BISNIS KOS-KOSAN


Bisnis kos-kosan merupakan bisnis yang sangat menjanjikan di Indonesia, terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Padang dan kota besar lainnya karena banyaknya penduduk berdatangan ke kota besar tersebut sehingga permintaan pada sektor tempat tinggal di kota besar amat tinggi. Sedangkan penawaran untuk tempat tinggal cenderung menurun karena faktor harga tanah di kota besar yang mahal. Oleh sebab itu, bisnis kos-kosan cukup menjanjikan untuk digeluti.

Untuk memulai bisnis ini, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Lokasi
Tentukan lokasi kos . Jika Anda mengincar mahasiswa, berarti lebih baik memilih lokasi sekitar kampus, sedangkan jika ingin menarik karyawan, pilihlah lokasi dekat perkantoran.

2. Kenyamanan, keamanan, dan kebersihan
Ciptakan kenyamanan, keamanan dan kebersihan di kosan anda agar bisa unggul dalam persaingan. Jika sekitar lokasi kos milik Anda, sudah banyak terdapat tempat kos, anda harus menydiakan pembeda dari penyewa kos lainnya, seperti menawarkan fasilitas keamanan, kenyamanan dan kebersihan hal ini dapat jadi faktor penentu dan pembeda serta nilai tambah.

3. Harga
Dalam menetapkan harga , disesuaikan pada lokasi, fasilitas dan kota. Biasanya semakin dekat dengan kampus atau kantor harganya juga makin mahal. Semakin lengkap fasilitas, harga juga makin mahal. Jika biaya hidup di kota Anda terbilang tidak besar, harga kos juga biasanya tidak tinggi.

4. Layanan tambahan
Berikan layanan tambahan seperti jika menyediakan tenaga pencuci baju atau tukang membersihkan kamar. Disamping itu berikan layanan internet gratis sangat menarik dan merupakan pertimbangan utama mereka memilih kos Anda dan cara lainnya.
5. Akses
dalam mendirikan kos-kosan
Apakah ada kendaraan umum yang lewat di depan rumah atau kompleks? Apakah mudah dijangkau? Apakah motor atau mobil bisa masuk ke lokasi kos. Hal ini merupakan faktor yang cukup menunjang.

6. Fasilitas
Yang standar adalah tempat tidur plus kasur dan almari. Jika target pasar Anda adalah mahasiswa, akan lebih baik jika disediakan meja belajar. Namun, jika incaran Anda adalah karyawan dan kota Anda berhawa panas, AC akan sangat diminati, plus kamar mandi dalam. Karena faktor kenyamananlah yang mereka cari. Mereka butuh tempat istirahat yang nyaman, setelah seharian mereka lelah bekerja.

Setelah tahap awal di atas sudah Anda kuasai dengan baik, langkah selanjutnya adalah memikirkan bagaimana mengelola bisnis Anda agar berjalan baik, serta cara mempertahankan kenyamanan.

1. Seleksi
Lakukan penyeleksian dengan tujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang disebabkan karena ketidakjelasan asal-usul penghuni kos, Anda bisa menerapkan proses seleksi melalui obrolan santai ketika mereka akan mendaftar sebagai penghuni kos Anda. Paling tidak Anda bisa menggali informasi mereka tentang tempat asal, tempat kerja, dan status mereka. Cara seleksi yang lebih ekstrim dan formal adalah dengan meminta mereka mengisi form pendaftaran penghuni kos yang telah Anda siapkan.

2. Tata tertib pengunjung
Mengelola penghuni kos agar selalu tertib kadang gampang-gampang susah. Baik buruknya Anda mengelola penghuni ini menentukan citra kos-kosan Anda di mata lingkungan sekitarnya. Untuk itu dibutuhkan piranti pendukung berupa tata tertib pengunjung kos.

3. Bisnis pendukung
Apabila bisnis kos-kosan Anda sudah berjalan baik, ada baiknya Anda terus mengembangan penghasilan Anda melalui bisnis-bisnis pendukung seperti jasa cuci baju, membuka konter isi pulsa ataupun minimarket/mini swalayan yang menjual bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Selain bisa menyasar konsumen dari dalam (penghuni kos), juga bisa menyasar konsumen dari luar.

Sunday, November 9, 2014

Kunci Sukses Memulai Usaha Kost-Kostan



Kunci Sukses Guna Meraih Keuntungan Besar Dalam Usaha Kost-Kostan

Salah satu jenis bisnis properti yang menjanjikan keuntungan besar dengan modal menengah tanpa harus ada spesifikasi dan desain bangunan secara kusus yaitu bisnis kost-kostan.

Seperti bisnis properti jenis lainnya kost-kosan cukup banyak di minati. Usaha Kost-Kostan ini mempunyai potensi menghasilkan pasif income yang lumayan lebih menjanjikan bila dibanding dengan investasi properti model lainnya seperti tanah dan usaha sejenis seperti jual sewa rumah.

Beberapa kelebihan dalam usaha rumah kost-kosan, selain mendatangkan keuntungan jauh lebih cepat (*bulanan) dari biaya sewa kamar kost tersebut, namun juga bisa di kombinasikan dengan berbagai layanan atau service pendukung lainnya seperti catering dan laundry. Pemilik usaha kost pun memiliki investasi dari terus bertambahnya nilai dan harga jual tanah dan bangunan itu sendiri.

Kunci sukses dari usaha Kost-Kostan
1. Lokasi
Berlokasi di tempat strategis, berdekatan dengan sekolah, kampus, pertokoan dan perkantoran.
2. Posisi Bangunan
Posisi bangunan tidak masuk ke dalam gang sempit, usahakan rumah kost anda dekat dengan jalan umum yang dilalui angkutan umum dan memiliki luas ruangan yang memadai bagi penghuni kost. Hal ini sangat mempengaruhi nilai jual dan harga sewa kost-kosan tersebut.
3. Bentuk Bangunan
Bentuk bangunan yang mempunyai desain dengan sirkulasi udara yang baik sehingga hemat akan energi dapat mengurangi biaya listrik, dan sehat bagi penghuninya.
4. Perijinan
Lengkapi segala syarat administrasi perijinan.
5. Akses
Akses yang mudah untuk mendukung segala aktifitas penghuni kost, jalan akses keluar masuk yang luas dan mulus.
6. Area Parkir
Area parkir bagi penghuni kost memadai dan aman, semakin luas area parkir semakin luas pula kemungkinan kost anda mendatangkan keuntungan.
7. Fasilitas
Perhatikan sarana dan prasarana untuk para penghuni kost, seperti sumber air, listrik, ruang jemur dan sarana lainnya harus dipikirkan secara detail termasuk fasilitas di tiap kamar kost seperti lemari, kursi, meja, tempat tidur, pendingin ruangan, kamar mandi. Usahakan semua fasilitas dapat memberikan kenyamanan dan dapat menunjang kelancaran aktivitas penghuni kost.
8. Service Tambahan
Lengkapi dengan pelayanan tambahan dengan adanya hal ini dapat memberikan nilai plus bagi kost-kosan Anda, contoh WiFi, Loundry dan Pembantu.
9. Keamanan
Jaminan keamaanan bagi kost-kosan wajib hukumnya.
10. Tata Tertip
Terapkan sebuah peraturan tata tertip guna menjaga keharmonisan bagi para penghuni kost, seperti tata tertib mengenai jam malam atau jam bertamu/berkunjung bagi teman, ataupun keluarga penghuni kost terlebih bila penghuni kost Anda adalah para wanita. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan yang berdampak pada nama baik rumah kost Anda.
11. Seleksi Calon Penyewa
Selektif dalam menerima penghuni kost adalah satu cara menjaga keamanan dan kredibilitas rumah kost anda. Tanyakan identitas resmi calon penghuni kost anda, bila tidak memiliki identitas resmi anda berhak untuk menolaknya.

Nah demikianlah beberapa kunci sukses untuk memulai usaha kost-kostan semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin menekuni bisnis kost-kostan.

Thursday, October 30, 2014

Bisnis Indekos (Kos-kosan) Eksklusif vs Bisnis Apartemen

Bisnis Indekos (Kos-kosan) Eksklusif vs Bisnis Apartemen

Bisnis Indekos, Modal Utang Raup Untung Jutaan



Mengelola rumah indekos mewah ternyata bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan.Bila dikelola dengan benar, untung jutaan pun mengalir ke kantong. Hebatnya lagi,membangun rumah indekos, ternyata bisa dilakukan tanpa modal tabungan berlimpah.Mari belajar pada Enost (42) dan Nancy (39). Pasangan suami istri ini mengelola tigarumah indekos eksklusif di Surabaya. Dua diantaranya, yang ada di kawasanSidosermo, adalah milik mereka sendiri.



Sementara satunya, yang terletak di kawasanBendul Merisi, milik orangtua yang kepengelolaannya dipercayakan kepada mereka.Semula, baik Enost dan Nancy sama sekali tak berpikir akan menjadi juragan indekos.Ide bisnis ini, muncul begitu saja dalam benak Nancy.Iseng-iseng mencari tanah murah untuk dibangun rumah yang akan ditempati setelahmenikah, jadi awal petualangan keduanya mengarungi bisnis ini.“Setelah menikah, kami tentu ingin punya rumah sendiri. Iseng-iseng cari tanah, lalukami coba tawar-tawar harganya. Eh, ternyata tawaran kami ada yang nyantol. Setelahitu kami malah jadi bingung, mau bayar pakai apa, karena tabungan juga tidak banyak,”ujar Nancy sambil tertawa.Dari kebingungan itu, Nancy malah mendapatkan ide. Ia memutuskan untukmembangun indekos, yang mana pendapatannya nanti, ia gunakan untuk membayar rumah indekos yang ia bangun.Bagaimana caranya? Pertama, Nancy meminjam sertifikat rumah milik orangtuanya.Sertifikat ini diagunkan ke bank, sehingga Nancy mendapat pinjaman uang tunai.Dari uang tunai ini, Nancy membayar tanah yang ia beli.



Lalu, sertifikat tanah ini, ia agunkan lagi untuk mendapat uang, yang akhirnya ia gunakan untuk membangunindekos tersebut.“Saya kerja di luar pulau, dan bisa sangat lama pulang ke Surabaya.

Artinya, bakalpercuma juga kalau kami punya rumah sendiri. Lebih baik istri saya tinggal denganorangtuanya. Dari situlah, kami makin mantap untuk membangun indekos,” kata Enost.Rencana ini pun berjalan sesuai rencana. Dari rumah indekos berkonsep eksklusif,mereka mampu membayar cicilan pinjaman uang untuk membeli tanah danmembangun rumah.“Dari rumah indekos ini, setiap bulan kami mendapat keuntungan bersih rata-rata Rp 12 juta. Dari situ, Rp 10 juta kami gunakan untuk membayar cicilan ke bank. Jadi, yangmembayar cicilan rumah ini, sebetulnya orang lain, bukan kami,” kata Nancy, yangmengatakan, menghabiskan sekitar Rp 1 miliar untuk membangun satu rumah indekosmiliknya.Nancy mengakui, hasil keuntungan saat ini masih untuk membayar cicilan. Tapi, bisadibayangkan, berapa untung yang ia dapatkan, bila cicilannya di bank telah selesai.“Kami tentu juga punya keuntungan berupa investasi rumah ini.



Nilai properti kan selalu naik. Sekarang misalnya, nilai tanah di sini (Sidosermo) naik lebih dari dua kali lipat darisaat kami beli empat-lima tahun lalu,” kata Enost.Namun, mengelola indekos, tak hanya soal kemampuan membeli tanah dan rumah.Nancy mengatakan, banyak juga rumah indekos yang tak mampu mendapat pelanggan. Kuncinya, lanjut Nancy, ada pada manajemen dan service maksimal buatpara penyewanya. Di antara pola manajemen itu adalah, ia sangat membatasi jumlahkamar di rumah indekosnya.“Rumah ini punya sembilan kamar. Dan tidak akan saya tambah, meski banyak orangmengantre untuk bisa indekos di sini. Terlalu banyak penghuni bisa membuat penghunikos tidak kerasan, karena suasana jadi tidak eksklusif lagi,” sebutnya.Lalu, soal pelayanan. Enost dan Nancy sudah sepakat untuk menyasar kaum pebisnis.Khususnya pekerja yang mendapat tugas bekerja sementara waktu di Surabaya.Menurut mereka, punya customer pekerja kantoran, memberikan keuntungan tertentu.Seperti misalnya, pola hidup kaum pekerja yang biasanya lebih bersihan.“Mahasiswa kita tahu sendiri pola hidupnya seperti apa. Untuk penghuni yang sudahkeluarga, anak-anak kecil bisa membuat hunian kotor,” sebut Nancy.Meski demikian, Nancy mengingatkan, di sisi lain, ia juga harus memahami kebutuhanpara pekerja kantoran ini. Ia memberikan pelayanan ekstra kepada para penghuni indekos. Laiknya sebuah hotel, penghuni indekos milik Nancy mendapat fasilitas roomservice serta laundry gratis yang berlaku setiap hari.Ditambah dengan bagaimana Enost mempromosikannya lewat beragam media diinternet, rumah indekos bertarif Rp 1,5 juta per bulan inipun laris manis. Nancymengaku, sangat jarang ada kamar kosong di indekos miliknya.“Kami sendiri tidak menyangka. Dulu, saya ragu, apa ada yang mau menyewa indekosdengan harga Rp 1,5 juta setiap bulan. Ternyata, untuk segmen itu, peminatnya di kotabesar seperti Surabaya sangat besar,” ungkapnya.



Tak Semua Sukses



Namun, tak semua pengelola indekos merasakan manis dari bisnis ini. Gema (31),pengelola rumah indekos di kawasan Gebang Kidul, Surabaya, mengaku, tak mendapatuntung yang signifikan dari kos yang ia kelola.“Andai keluarga saya hanya mengandalkan bisnis kos ini, untungnya buat makan sajasusah. Keuntungan tidak banyak, malah semakin berkurang buat renovasi bangunansetiap saat,” ujar Gema.Padahal, Gema sudah memberikan layanan maksimal kepada pelanggan indekos, yangmerupakan kalangan mahasiswi ITS dan Unair. Untuk setiap empat kamar, ia memberikamar mandi, dapur lengkap beserta isinya, yang bisa digunakan secara bersama-sama.Selain itu, ada juga televisi dan kulkas, untuk setiap delapan kamar. Kenyamanan dankebersihan kamarnya pun cukup mewah, untuk ukuran mahasiswi. Toh, indekos bertarif Rp 750.000 per bulan itu pun belum bisa memberi keluarga Gema legitnya laba menjadiinduk semang.

Wednesday, September 24, 2014

Merancang Kos-kosan Standar Sampai Ekslusif

Merancang Kos-kosan Standar Sampai Ekslusif


DESAIN rumah kos-kosan. Pertimbangan utama bagi investor adalah lokasi yang strategis. Itu sebabnya Anda tidak asing melihat tulisan: ‘Terima Kos Wanita’, ‘Disewakan untuk Kos Pria’ di wilayah sekitar kampus atau pusat niaga.
Bagi pengguna, lokasi bukan satu-satunya pertimbangan. Apa lagi kalau tersedia banyak pilihan. Kenyamanan, kelengkapan fasilitas, ketenangan bisa jadi pertimbangan yang menentukan. Karena itu desain rumah kos yang sesuai gaya hidup pengguna menjadi hal utama, setelah lokasi.

Kalau Anda memperhitungkan dengan cermat kedua hal itu bisnis kos-kosan menjadi investasi jangka panjang yang menarik. Selain keuntungan jangka panjang karena naiknya nilai tanah, cash flow bulanan Anda pun terjamin.

Berikut beberapa tips yang perlu anda perhatikan apabila Anda ingin membangun hunian kos-kosan.

Standard Kenyamanan
Apakah kalangan mahasiswa, atau pekerja. Kalau pekerja, level penghasilan berapa yang Anda bidik? Hal ini terkait dengan fasilitas yang nanti menjadi daya tarik bagi calon pengguna kos-kosan  anda. Untuk itu, Anda perlu melakukan survei kecil-kecilan di sekitar lokasi. Misalnya dengan melihat rata-rata biaya kos serta fasilitas yang tersedia.

Makin lengkap fasilitas yang tersedia, makin tinggi pula harga sewa yang dapat Anda patok. Demikian pula sebaliknya. Namun, seminim-minimnya fasilitas (karena Anda membidik level pengguna yang lebih rendah), hendaknya Anda memperhatikan prinsip dasar rumah kos yang sehat
.
1.Kamar tidur
Sesuai dengan stadar kenyamanan kamar tidur, pastikan ruangan ini mendapat sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Ukuran ruangan minimal 2.5 m x 3 m dengan asumsi furnitur yang digunakan berupa 1 single bed, lemari pakaian dan meja belajar. Apabila anda mempunyai lahan yang cukup, tentu luasan kamar tidur dapat di expand sesuai kebutuhan.

Yang harus anda perhatikan sebelum menentukan jumlah kamar adalah menyesuaikan jumlah kamar dengan luas lahan yang tersedia. Pastikan kebutuhan ruang minimal untuk hunian terpenuhi. Jangan sampai hanya untuk mengejar profit, ada ruangan yang dikorbankan atau luasannya tidak sesuai standard sehingga justru mengurangi kenyamanan.

Lalu, lihat kembali siapa target pengguna/penyewa kos-kosan  anda. untuk kalangan pekerja ‘well paid‘ berikan fasilitas tambahan berupa akses internet, kamar mandi, serta furnitur pelengkap lainnya.

2. Selasar
Space antar kamar dihubungkan dengan selasar dengan lebar minimal 1,2 meter untuk area sirkulasi. Apabila Anda mempunyai luasan yang lebih longgar bisa dimanfaatkan sebagai ruang komunal.

3.Ruang komunal
Hal ini yang sering dilupakan oleh pemilik kos-kosan. Ruang komunal perannya cukup vital dalam hunian kos-kosan  untuk bersantai, berkumpul/berinteraksi dengan penghuni lain. Hal tersebut lebih menyamankan penghuni kos daripada hanya mendekam di kamar apabila merasa jenuh, dan sedang malas keluar. Biasanya set interior yang wajib di ruangan ini adalah tempat duduk (bench, sofa) dan coffee table. Ada baiknya juga disediakan fasilitas TV. Atau mungkin ruang komunal diintegrasikan dengan pantry untuk menciptakan suasana yang lebih hommy.

4.Kamar Mandi
Masih ingat dengan ‘Kalau mau tahu watak seseorang masuklah ke toilet rumahnya. Di situ aslinya seseorang kelihatan.’ Nah, dalam konteks kos-kosan , Kamar mandi mencerminkan watak dan kebiasaan penghuni yang lain. Bisa jadi nanti calon penghuni kos-kosan  Anda akan mensurvei situasi kamar mandi kos-kosan Anda untuk mengetahui karakter penghuni yang lain dan kenyamanannya.

Oleh karena itu, ada baiknya layout kamar mandi dirancang sesederhana mungkin dan efisien tetapi tetap apik. Misalnya di kamar mandi hanya ada shower, keran, toilet plus jet washer, dan gantungan secukupnya.
Perbandingan kamar dan kamar mandi luar sebaiknya 1:3. Untuk kamar mandi dalam sebaiknya terdapat celah ventilasi langsung keluar rumah.

5.Area servis
Umumnya hanya pantry dan ruang cuci dan jemur. Jangan lupa untuk memberikan bukaan pada bagian atasnya agar cahaya matahari bisa masuk. Sebaiknya ruangan servis tidak berhubungan langsung dengan area hunian.

6.Pekarangan
Sediakan pekarangan untuk area parkir motor,teras dan taman depan sehingga penghuni masih bisa meletakkan kendaraannya di halaman.

7.Orientasi View
Ini tambahan. Untuk memberikan nilai lebih pada hunian kos-kosan , konfigurasi kamar sebaiknya di orientasikan pada view atau ruang yang menarik. misalnya inercourt dengan taman yang asri atau kolam.

Desain yang representatif akan memberikan nilai tambah pada kos-kosan  Anda dan menaikkan harga sewa.

Membidik Kelas yang Lebih Tinggi

Di kota besar seperti Jakarta, Surabaya atau Medan, tidak sedikit pasangan suami istri yang masih mencari rumah kos. Alasannya agar dekat dengan tempat kerja. Kalau Anda ingin membidik kelas pekerja well paid, atau pasutri, Anda harus menyiapkan fasilitas lebih. Misalnya area parkir untuk mobil, fasilitas internet, kamar mandi dalam serta furnitur pelengkap yang memadai.

Fasilitas dalam kamar sebaiknya terdiri dari ruang tidur, ruang duduk, ruang kerja, pantry/minibar, dan kamar mandi dan tentunya AC. Bagaimana mensiasati ruang yang terbatas tetapi sekaligus memenuhi kebutuhan tersebut? Salah satu caranya adalah dengan membuat ruang tidur seperti apartemen tipe studio. Dengan kamar tidur/ tempat tidur sistem loft. Perhatikan sketsa kamar kos-kosan  di bawah ini.


Luas kamar yang dibutuhkan minimal 3×5. Sebagian dari kamar dibuat bertingkat (loft) sehingga ruang tidur dapat diletakkan di atas. Agar Sirkulasi udara tetap nyaman, di bagian ruang tidur dapat diberi jendela/ventilasi udara. Lantai bawah dapat dipakai untuk ruang duduk, ruang kerja, kamar mandi, dan pantry/minibar. Foto yang diambil dari Majalah Marie Claire di bawah ini adalah contoh kamar dengan loft.
Bagaimana? Tertarik untuk membuat rumah kos?

Tuesday, August 5, 2014

BISNIS Rumah Kos Mewah

BISNIS Rumah Kos Mewah


Predikat kota jasa telah lama disandang oleh Yogyakarta berkat berlimpahnya destinasi wisata, pesona budaya serta institusi pendidikan ternama. Dan menjadi kota jasa yang termasyur mendorong Yogyakarta terus tumbuh mengimbangi kebesaran namanya. Di sektor pariwisata, Yogyakarta yang menjadi favorit wisatawan domestik dan manca negara menjawab tuntutan kebutuhan itu meski dengan mengorbankan banyak ruangnya untuk dijadikan habitat puluhan hotel dan sejumlah mall yang dibangun selama beberapa tahun terakhir dan diperkirakan masih akan tumbuh sampai beberapa tahun ke depan. Barisan hotel dan kawasan perbelanjaan sudah menjadi raksasa nyata di Yogyakarta. Sebuah bangunan mewah bertingkat di tengah pemukiman warga ini adalah rumah kos yang juga bisa disewa per malam layaknya hotel. Rumah kos mewah saat ini semakin menjamur di Yogyakarta. Namun tak hanya hotel dan mall yang membentuk wajah “kebesaran” Yogyakarta saat ini.

Banyaknya perguruan tinggi dan sekolah menengah ternama di Yogyakarta mendorong ribuan orang terus berdatangan untuk menjadi penghuni baru setiap tahunnya. Konsekuensi logis sebuah daerah yang mengandalkan sektor jasa terutama sektor pendidikan pun tak terelakkan. Seolah seirama dengan suburnya pembangunan hotel dan mall sebagai penunjang kehidupan masa kini, rumah kos pun terus tumbuh. Kebutuhan dan jumlah rumah kos di Yogyakarta memang terus bertambah dan akhirnya turut melahirkan sebuah fenomena yakni rumah kos mewah. Keberadaan rumah kos mewah atau kos eksklusif kini mudah dijumpai di Yogyakarta. Rumah-rumah kos mewah itu banyak bertebaran di sekitar kampus baik di kota Yogyakarta maupun Sleman. Tak sedikit fasad bangunannya menyerupai hotel. Yang juga menarik kos-kos mewah tersebut menerapkan sistem hunian yang berbeda dari kos konvensional yang biasa dihuni dan disewa oleh mahasiswa selama bulanan atau tahunan.


Kos-kos tersebut bisa disewa harian layaknya hotel transit atau kos harian di beberapa kota besar seperti Jakarta. Tarif sewa kamarnya berkisar dari 150 ribu per malam untuk transit. Sementara untuk hunian bisa ditempati dengan biaya berkisar dari Rp. 750.000 hingga 2 juta per bulan per kamar. Kos mewah atau kost eksklusif memang sedang menjadi bisnis yang menggeliat di Yogyakarta saat ini. Sebuah web bahkan secara khusus menampilkan sederet rumah kos eksklusif di Yogyakarta lengkap dengan tarif dan tawaran fasilitasnya. Perkembangan rumah kos mewah tampaknya semakin kencang selama 3 tahun terakhir. Di sekitar UGM  yang terletak di daerah Sleman kos-kos mewah bisa dijumpai di radius 1-2 km dari kampus. Bangunannya pun mencolok di tengah rumah warga dan rumah-rumah kos standar di sekitarnya. Bergeser ke utara di kawasan Babarsari dan Seturan, rumah kos eksklusif memanjakkan mahasiswa kalangan atas yang menempuh studi di beberapa perguruan tinggi di daerah tersebut. Sementara kos mewah lainnya tersebar di beberapa lokasi namun umumnya memanfaatkan posisi strategis di sekitar kampus.


Mahasiswa memang menjadi sasaran utama bisnis kos mewah ini. Beberapa pemilik rumah kos sengaja merombak rumah kosnya menjadi bangunan yang lebih megah. Dari yang dulunya hanya rumah biasa yang diisi tak lebih dari 10 orang kini menjadi raksasa bertingkat-tingkat yang bisa memuat lebih dari 25 penghuni. Fasad bangunannya pun menyerupai hotel. Dipandang sebagai bisnis yang menggiurkan, rumah kos mewah semakin banyak dibangun di Yogyakarta. Tak sedikit pemiliknya adalah orang luar Yogyakarta yang sengaja berinvestasi tanah dan rumah kos di kota pelajar ini. Tapi tak semua rumah kos mewah dilahirkan dari pembangunan ulang rumah kos yang sudah ada sebelumnya. Tak sedikit rumah kos lama yang dijual lalu dibongkar total oleh pemilik barunya untuk dibangun sebuah rumah kos mewah di atas tanahnya. Yang menarik adalah banyak di antara pemilik rumah kos mewah bukanlah warga Yogyakarta. Mereka membeli tanah atau rumah kos di Yogyakarta untuk kemudian dibangun rumah kos mewah yang kemudian dikendalikan dari luar kota. Ada juga rumah kos mewah “bermerek” cabang dari jaringan rumah kos eksklusif yang sudah lebih dulu ada  kota besar lainnya. Rumah kos mewah di Yogyakarta memang sedang menjadi incaran bisnis baru bagi sejumlah orang.

Mereka tak ragu membangun rumah kos eksklusif dengan fasilitas mewah layaknya hotel karena pasarnya pun tersedia yakni segmen  mahasiswa/mahasiswi berbudget tinggi dan sejumlah orang yang transit di Yogyakarta. Lalu apakah menjamurnya rumah kos mewah di Yogyakarta ini akan lebih banyak mendatangkan keuntungan atau kerugian bagi daerah ini?. Mungkin perlu kajian mendalam. Namun demikian sejumlah masalah akan dirasakan dari fenomena rumah kos mewah yang mulai tumbuh menjadi raksasa baru di Yogyakarta ini. Rumah kos mewah yang juga menerapkan tarif harian dengan puluhan kamar kost lengkap dengan fasilitas eksklusif sebenarnya bisa dikategorikan hotel atau guest host. Oleh karena itu pembangunannya pun harus sesuai dengan perda yang mengaturnya. Begitupun dalam hal pajak, rumah-rumah kos mewah tersebut adalah obyek pajak. Namun demikian label rumah kos sepertinya berhasil membuat rumah-rumah kos mewah tersebut leluasa dari aturan termasuk pajak. Pada tahun 2011 Tempo pernah memuat mengenai rendahnya pajak rumah kos di Sleman. Ironis sepanjang tahun itu Kabupaten Sleman yang di dalamnya banyak berdiri rumah kos mewah hanya mencatat pendapatan pajak dari rumah kos sebesar 1,2 juta dari taksiran dan target yang seharusnya bisa mencapai 100 juta.


Hilangnya potensi pajak dari rumah kos mewah pun semakin terbuka karena banyak pemilik rumah kos mewah tersebut berada di kota lain. Apalagi hingga kini belum ada data yang mencatat jumlah rumah kos termasuk jenis rumah kos mewah yang berdiri di Yogyakarta meski keberadaanya mencolok dan mudah dijumpai. Bukan hanya hilangnya potensi pendapatan dari pajak, masalah sosial pun sangat mungkin timbulkan dari suburnya rumah kos mewah ini. Kos mewah dikhawatirkan semakin menambah celah pergaulan bebas di kalangan muda terutama kehidupan mahasiswa di Yogyakarta yang selama ini sudah kerap disorot. Memang tidak semua kos mewah membuka celah untuk hal itu namun beberapa kos mewah yang memberikan fasilitas eksklusif juga memberikan keleluasan lebih bagi para penghuninya untuk memperlakukannya dengan bebas. Banyak kos mewah yang tidak disertai penjaga atau induk semang dan memberikan kebebasan penghuninya dalam membawa tamu.


 Sementara beberapa menjadikannya “kos campur” di mana penghuni wanita dan penghuni pria bisa menyewa dan menempati bangunan yang sama layaknya hotel atau guest house. Sayangnya warga lokal termasuk kepala desa, ketua RW atau ketua RT lebih banyak tak berdaya meski mereka mengerti ancaman atau masalah apa yang timbul dari keberadaan rumah-rumah kos mewah di lingkungan mereka. Pejabat lokal sepertinya memang tak memiliki kuasa dalam mengizinkan atau mengawasi operasional kos-kos mewah tersebut. Tak jarang warga lokal dikelabui oleh sebuah izin pembangunan di lingkungan tempat tinggal mereka. Sebuah kos mewah bertingkat dengan basement bawah tanah di belakang rumah kos kami begitu mengejutkan. Banyak orang di sekitar rumah kos kami, termasuk sang ketua RT pada awalnya mengetahui bahwa tempat itu adalah klinik untuk praktik bersama sejumlah dokter. Namun tak disangka bangunan tersebut berdiri menjulang dan beroperasi sebagai kos mewah yang juga disewakan harian layaknya hotel. Kos mewah  memang diperlukan setidaknya oleh mereka yang membutuhkan hunian atau pondokan yang nyaman dengan keleluasaan privasi layaknya rumah sendiri. Sebagai kota jasa Yogyakarta memang dituntut untuk bisa menjamu para tamu dan penghuni barunya. Namun jika dibiarkan tanpa pengawasan dan penyesuaian, kos-kos mewah tersebut akan mendatangkan sederet masalah di masa mendatang. Seperti halnya menjamurnya hotel dan teru tumbuhnya mall, kos-kos mewah yang mulai bertebaran di Yogyakarta bisa menambah ancaman bagi lingkungan serta tata ruang.  Semoga ini bukan pertanda Yogyakarta sedang bergerak menuju bunuh diri ekologi.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/wardhanahendra/raksasa-lain-dari-jogja-rumah-kos-mewah_552e2eaf6ea8349d178b45d0

Thursday, July 10, 2014

BISNIS RUMAH KOS EKSKLUSIF

BISNIS RUMAH KOS EKSKLUSIF



Bila ingin menjajaki dunia bisnis, namun tidak memiliki banyak waktu luang untuk mengurusinya, bisnis kos-kosan bisa menjadi pilihan Anda. Bisnis ini terbilang mudah dibanding bisnis lainnya. Anda tidak harus sering meeting, tidak harus sibuk membangun relasi maupun hal-hal lain seperti yang biasa dilakukan para pengusaha. Anda sendiri bisa menjalaninya sambil bekerja atau menjalani aktifitas lain. Rezeki dari bisnis itupun bisa tetap mengalir.
Itulah yang kini dialami Abdurrahman atau biasa disapa Aab (27), pemilik lima rumah kos yang berlokasi di Jakarta Selatan. Meski tengah melakoni bisnis ini, Aab menjalaninya sambil bekerja sebagai sales di sebuah perusahaan swasta. “Bisnis ini tidak banyak menyita waktu, tenaga dan pikiran. Itu sebabanya, bisa dilakukan sambil bekerja atau menjalani aktifitas lain,” jelas Aab.

Aab menjalani bisnis ini sejak tahun 2000. Namun rumah kos yang didirikannya berbeda dengan rumah kos pada umumnya. Ia membidik segmen expatriate dan kalangan profesional yang bekerja di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Fasilitas dan servisnya sekelas apartemen bahkan hotel. “Kita menyebutnya rumah kos eksklusif, karena fasilitas dan layanannya disesuaikan dengan kebutuhan kalangan menengah ke atas yang di antaranya sangat memperhatikan privacy mereka,”  papar Aab.

Sebelumnya Aab sempat melakoni bisnis sewa rumah pada segmen yang sama. Hanya saja, terhenti akibat krisis ekonomi tahun 1998.

Waktu krisis orang asing banyak yang kembali ke negaranya, karena perusahaan tempat mereka bekerja banyak yang bangkrut. Apalagi sejak ada isu terorisme. Orang asing lebih banyak lagi yang pergi akibat travel warning,” tegas Aab.

Di saat kondisi ekonomi mulai stabil dan kondisi keamanan mulai membaik, di mana orang asing mulai berdatangan kembali, Aab beralih ke bisnis ini. “Biasanya mereka tinggal di rumah sewaan atau apartemen dengan biaya yang sangat mahal. Rumah kos eksklusif ini kita tawarkan sebagai alternatif hunian mereka. Fasilitas dan servisnya kita up grade sesuai kebutuhannya namun tarif yang kita tawarkan jauh lebih murah,” jelas Aab.

Tiga bangunan rumah kos eksklusif yang didirikannya, masing-masing memiliki 21 kamar dengan luas masing-masing 5 x 5 m2 dan 4 x 5 m2. Pada prakteknya, rumah kos eksklusif yang disewakan Aab sangat diminati. Hingga kini rata-rata 80%-nya terisi. “Hunian seperti ini cukup digemari. Kalau rumah sewa dan apartemen sering dianggap tidak proporsional dan cenderung berlebihan,” tambahnya.

Untuk rumah kos eksklusif pertamanya, didirikan di kawasan Kemang Jakarta Selatan. Untuk pembangunannya Aab mengeluarkan uang sekitar Rp 2 miliar. Kini rumah kos eksklusifnya sudah beranak pinak menjadi lima, lokasi kedua masih berada di Kemang, lokasi ketiga di Ciganjur, selebihnya berada di Cilandak Timur.

“Bisnis ini sangat prospektif, karena semakin banyak perminatnya. Selain, kalangan expatriate dan kalangan profesional pegawai papan atas dari instansi pemerintah pun mulai sering menggunakannya saat mengikuti diklat ataupun saat mengikuti acara lainnya,” tegas Aab.

Menurut Aab, jangka waktu tinggalnya beragam, paling lama dua tahun. “Yang paling lama, biasanya orang asing yang bekerja sebagai tenaga ahli, waktunya sekitar satu sampai dua tahun. Kalau yang singkat biasanya tourist atau para pegawai dari luar kota yang sedang bertugas di Jakarta,” papar Aab.
Aab menjelaskan, untuk rumah kos eksklusif ini, lingkungannya harus nyaman, aman dan tenang. Tiga hal itu, harus benar-benar dicermati. “Meskipun tarifnya murah mereka tidak akan memilihnya begitu saja. Lingkungannya akan diteliti. Kalau tidak sesuai, mereka akan enggan tinggal di sini,” kata Aab.

Mengenai kenyamanan lingkungannya, desain dan tata ruang rumah kos eksklusif harus benar-benar diperhatikan, mulai dari halaman depan sampai ke bagian dalam ruangannya. “Yang pasti, untuk bentuk bangunan dan tata ruangnya, harus sesuai dengan selera dan kebutuhan pasarnya,” tambah Aab.

Aab sendiri membangun rumah kos eksklusifnya dengan menggunakan konsep bangunan modern. Di bagian depannya dilengkapi halaman yang luas, disertai taman yang indah. Tak ketinggalan, disediakan pula lahan parkir untuk para penghuninya. “Di sini ada taman yang hijau sehingga lingkungannya menjadi sejuk. Selain itu, disediakan lahan parkir khusus, agar tidak kesulitan saat memarkir kendaraan,” papar Aadb.

Di bagian dalamnya, dilengkapi ruang utama, meeting room, fitness center, dapur kecil (pantry) berikut kolam renang yang dibangun di bagian belakangnya. Fasulitas standar kamar kos, umumnya dilengkapi kulkas satu pintu, televisi berikut TV kabel berlangganan, telepon, koneksi internet, water dispenser dan pemanas air kamar mandi.  (Ruby Babullah Afsa. Baca selengkapnya di Majalah DUIT No. 08/IV/Agustus 2009).

Tarif sewa:
Harian        :  Rp 250.000-Rp 300.000
Mingguan    : Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000
Bulanan        : Rp 3.000.000 – Rp 5.000.000

Thursday, June 12, 2014

CARA JITU MEMULAI BISNIS KOS-KOSAN


CARA JITU MEMULAI BISNIS KOS-KOSAN

Bisnis kos-kosan merupakan bisnis yang sangat menjanjikan di Indonesia, terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Padang dan kota besar lainnya karena banyaknya penduduk berdatangan ke kota besar tersebut sehingga permintaan pada sektor tempat tinggal di kota besar amat tinggi. Sedangkan penawaran untuk tempat tinggal cenderung menurun karena faktor harga tanah di kota besar yang mahal. Oleh sebab itu, bisnis kos-kosan cukup menjanjikan untuk digeluti.

Untuk memulai bisnis ini, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Lokasi
Tentukan lokasi kos . Jika Anda mengincar mahasiswa, berarti lebih baik memilih lokasi sekitar kampus, sedangkan jika ingin menarik karyawan, pilihlah lokasi dekat perkantoran.

2. Kenyamanan, keamanan, dan kebersihan
Ciptakan kenyamanan, keamanan dan kebersihan di kosan anda agar bisa unggul dalam persaingan. Jika sekitar lokasi kos milik Anda, sudah banyak terdapat tempat kos, anda harus menydiakan pembeda dari penyewa kos lainnya, seperti menawarkan fasilitas keamanan, kenyamanan dan kebersihan hal ini dapat jadi faktor penentu dan pembeda serta nilai tambah.

3. Harga
Dalam menetapkan harga , disesuaikan pada lokasi, fasilitas dan kota. Biasanya semakin dekat dengan kampus atau kantor harganya juga makin mahal. Semakin lengkap fasilitas, harga juga makin mahal. Jika biaya hidup di kota Anda terbilang tidak besar, harga kos juga biasanya tidak tinggi.

4. Layanan tambahan
Berikan layanan tambahan seperti jika menyediakan tenaga pencuci baju atau tukang membersihkan kamar. Disamping itu berikan layanan internet gratis sangat menarik dan merupakan pertimbangan utama mereka memilih kos Anda dan cara lainnya.
5. Akses
dalam mendirikan kos-kosan
Apakah ada kendaraan umum yang lewat di depan rumah atau kompleks? Apakah mudah dijangkau? Apakah motor atau mobil bisa masuk ke lokasi kos. Hal ini merupakan faktor yang cukup menunjang.

6. Fasilitas
Yang standar adalah tempat tidur plus kasur dan almari. Jika target pasar Anda adalah mahasiswa, akan lebih baik jika disediakan meja belajar. Namun, jika incaran Anda adalah karyawan dan kota Anda berhawa panas, AC akan sangat diminati, plus kamar mandi dalam. Karena faktor kenyamananlah yang mereka cari. Mereka butuh tempat istirahat yang nyaman, setelah seharian mereka lelah bekerja.

Setelah tahap awal di atas sudah Anda kuasai dengan baik, langkah selanjutnya adalah memikirkan bagaimana mengelola bisnis Anda agar berjalan baik, serta cara mempertahankan kenyamanan.

1. Seleksi
Lakukan penyeleksian dengan tujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang disebabkan karena ketidakjelasan asal-usul penghuni kos, Anda bisa menerapkan proses seleksi melalui obrolan santai ketika mereka akan mendaftar sebagai penghuni kos Anda. Paling tidak Anda bisa menggali informasi mereka tentang tempat asal, tempat kerja, dan status mereka. Cara seleksi yang lebih ekstrim dan formal adalah dengan meminta mereka mengisi form pendaftaran penghuni kos yang telah Anda siapkan.

2. Tata tertib pengunjung
Mengelola penghuni kos agar selalu tertib kadang gampang-gampang susah. Baik buruknya Anda mengelola penghuni ini menentukan citra kos-kosan Anda di mata lingkungan sekitarnya. Untuk itu dibutuhkan piranti pendukung berupa tata tertib pengunjung kos.

3. Bisnis pendukung
Apabila bisnis kos-kosan Anda sudah berjalan baik, ada baiknya Anda terus mengembangan penghasilan Anda melalui bisnis-bisnis pendukung seperti jasa cuci baju, membuka konter isi pulsa ataupun minimarket/mini swalayan yang menjual bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Selain bisa menyasar konsumen dari dalam (penghuni kos), juga bisa menyasar konsumen dari luar.

Friday, May 23, 2014

Indekos Mewah Menjamur, Pengelola Apartemen Tidak Khawatir

Indekos Mewah Menjamur, Pengelola Apartemen Tidak Khawatir



Menjamurnya hunian indekos eksklusif harian, tidak terlalu dirisaukan oleh pengelolaapartemen. Perbedaan segmen, fasilitas, dan harga sewa yang tidak terlalu jauh,menjadi alasan mengapa pengelola apartemen begitu percaya diri mereka bakal kuat bersaing menghadapi indekos eksklusif.“Saya pikir indekos mewah dan apartemen, punya segmen yang berbeda. Hanya sedikitkos yang punya fasilitas gym atau kolam renang seperti apartemen. Lagipula, masih banyak masyarakat yang menjaga prestis dan gengsi mereka, sehingga lebih condong keapartemen,” ungkap Kapurbo, Building Manager Apartemen Gunawangsa Surabaya.Malah, Kapurbo meyakini masyarakat Surabaya sudah mulai menyukai gaya hiduptinggal di apartemen.

Salah satu parameter penilaian Kapurbo, misalnya, fakta bahwahunian apartemen yang dulunya identik dengan hunian pasutri mapan, kini semakin banyak ditinggali oleh mahasiswa.“Sekitar 15 persen penghuni kami adalah kalangan mahasiswa. Bagi kami itu angka yang sudah sangat bagus untuk mahasiswa yang tinggal di apartemen,” ungkapnya.Bagaimana dari segi biaya? Kapurbo mengatakan, apartemen sebetulnya malah lebihmurah dari kos eksklusif.“Untuk indekos, memang harga per kamarnya lebih murah dari apartemen. Tapi ingat,kita tidak mungkin patungan berbagi kamar. Tapi itu bisa dilakukan di apartemen,karena ruangannya kan lebih luas. Jatuh-jatuhnya, lebih irit,” sebutnya.Banyaknya mahasiswa yang memilih apartemen sebagai tempat tinggal memangmenjadi bidikan para pengusaha properti. PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya PT Adhi Persada Properti (APP) memastikan akan membangunapartemen tiga tower di kawasan Keputih, menyasar segmen mahasiswa sebagai pasarutama.Mereka membidik kalangan mahasiswa yang kuliah di sejumlah perguruan tinggi diSurabaya bagian timur, seperti Universitas Airlangga, Institut Teknologi SepuluhNopember dan beberapa perguruan tinggi swasta lainnya.Direktur Utama Adhi Karya, Kiswodarmawan menyatakan, saat ini prosespembangunan sudah berjalan. Dijadwalkan dalam jangka waktu dua bulan ke depansudah masuk proses ground breaking, sekaligus launching.“Sekarang proses pengurukan, izin masih diproses.

Kemungkinan tengah tahun depan,sudah selesai, butuh waktu sekitar satu tahun pembangunan," ujarnya pekan lalu. Apartemen itu nantinya didominasi unit-unit dengan tipe studio. Konsep inidisesuaikan dengan sasaran pasar yang banyak diarahkan untuk segmen mahasiswa."Tujuan utama membangun apartemen itu untuk menyediakan hunian layak danmurah, dijangkau mahasiswa," tandas Kiswodarmawan. Harga per unit antara Rp 300 juta sampai Rp 400 juta.

Friday, April 18, 2014

Mendulang Rupiah dari Kost Eksklusif

Mendulang Rupiah dari Kost Eksklusif


Bisnis kost sekarang ini bukan didominasi pelaku yang sekedar menjual kamar saja. Banyak yang mulai memandang terhadap kenyamanan penghuni kamar kost. Tidak heran bila bermunculan jenis kost eksklusif. Keeksklusivannya ditandai dengan berbagai fasilitas penunjang yang tidak ditemui pada kost untuk kelas menengah ke bawah.

Hotel dan Rumah Kost Keprabon, misalnya, melirik jenis kost eksklusif ini sebagai peluang menjanjikan yang mampu menutup pengeluaran bulan. Hotel yang sekaligus memiliki 11 kamar untuk kost ini mulai membuka usaha dobelnya sejak 2000 silam.

“Kami melihat Solo mulai ramai. Lalu lintas antar kota banyak yang lewat Solo, misal ke Semarang atau Jogja. Kami memandang ini sebagai peluang karena akan banyak pebisnis atau pedagang yang melewati kota ini,” ujar Donny Reza Sukarno, Pengelola Hotel dan Rumah Kost Keprabon, jalan Ahmad Dahlan No. 8 Solo.

Tingkat okupansi Hotel Keprabon justru lebih sedikit bila dibandingkan keterisian kamar untuk kost. Bila pada hari biasa hanya sekitar tiga hingga empat kamar yang terisi dari 17 kamar hotel yang tersedia, maka untuk hunian kamar kost bisa terisi hingga 90 persen.

“Kami memang menawarkan harga yang fleksibel mulai 900 ribu hingga 1,2 juta per bulan. Fasilitasnya AC, kamar mandi dalam, dan breakfast. Perbedaan antar harga terletak pada besar kecilnya ruangan,” ujar Reza, sapaan Donny Reza Sukarno. “Kami juga menerima kost untuk masa satu minggu dengan tarif 30 persen dari harga jual kamar kost. Fasilitasnya sama saja,” lanjutnya.

Pangsa pasar Hotel dan Rumah Kost Keprabon memang kalangan pedagang dan eksekutif muda. Mereka rata-rata dari luar kota yang ingin berbisnis di Solo. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh Tri Sudarsih, pengelola Kost Putri Indrarini. Kost yang terletak di jalan Ki Hajar Dewantara 12 Solo ini mengambil segmen mahasiswa “berduit” sebagai pangsa pasarnya.

Wajar bila mahasiswi menjadi sasaran kost Indrarini. Lokasinya memang dekat dengan kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, sehingga cukup strategis. Bila melihat ke halaman rumah kost ini, akan tampak berjajar mobil milik penghuni kost dari kalangan orang berada.

Soal tarif memang agak tinggi bila dibandingkan kost mahasiswa pada umumnya di sekitar kampus UNS, berkisar 275 ribu hingga 375 ribu per bulan. Sewa kost dibayar dengan sistem triwulan.

“Kamar besar punya kamar mandi dalam. Kalau yang kecil, tidak ada. Kalau bawa alat elektronik, seperti laptop, tambah 25 ribu. Kalau bawa mobil tambah 15 ribu, ujar Tri Sudarsih. “Kalau dilihat dari keterisian kamar, hampir selalu penuh,” lanjut pengelola 32 kamar kost ini.

Persaingan bisnis kost eksklusif di Solo akan semakin berat. Kompetitor akan banyak yang melakukan bisnis serupa. Hadirnya apartemen turut menandai ramainya tingkat kunjungan di Kota Bengawan ini.

“Menyiasatinya mungkin dengan mengambil pasar segmen tertentu agar bisa bertahan,” ujar Reza.

Sunday, March 30, 2014

Investasi Tukul Arwana Artis Terkaya no 2 di Indonesia

Investasi Tukul Arwana Artis Terkaya no 2 di Indonesia

Semenjak kemunculan Tukul Arwana di Empat Mata, tidak hanya popularitasnya saja yang meningkat, jumlah kekayaannya pun meningkat. Menurut majalah Globe Asia, Tukul Arwana adalah artis Indonesia terkaya ke dua di bawah bintang sinetron Anjasmara. Penghasilan Tukul Arwana diperkirakan mencapai 15 miliar rupiah. Wow, banyak sekali penghasilannya. Dimana ya kira-kira dia menginvestasikan uangnya. Ingin tahu ?

Investasi Tukul Arwana :

properti : bisnis rumah kontrakan
bisnis : restoran
deposito
Bisnis rumah kontrakan sangat menguntungkan karena selain mendapatkan penghasilan bulanan dari uang sewa, tapi juga harga rumah kontrakan tersebut akan mengalami peningkatan setiap tahun.

Menurut saya bisnis restoran itu susah-susah gampang, banyak sekali saingan di bisnis ini. Tapi investasi di sektor makanan cukup bagus mengingat semua orang butuh makan. Apakah karena krisis anda tidak makan ? tentu tidak, sehingga bisnis restoran selalu menarik untuk dijadikan investasi.

Walaupun bisnis dan properti menawarkan return yang besar, tapi risikonya juga besar. Karena hal inilah seorang investor perlu untuk investasi di alat investasi dengan risiko yang kecil, seperti deposito.

Saya kagum dengan Tukul Arwana karena walaupun peran Tukul Arwana di Empat Mata sebagai orang yang tidak pintar tapi ternyata dia sudah melek investasi.





Tuesday, March 18, 2014

Komedian Sukses Tukul Arwana Menjalankan Bisnis Rumah Kos karena Bisnis atau Usaha Sangat Menjanjikan Hasilnya

Komedian Sukses Tukul Arwana Menjalankan Bisnis Rumah Kos karena Bisnis atau Usaha Sangat Menjanjikan Hasilnya



Tak banyak yang berfikir untuk bisa menjadi lebih baik dan menjadi lebih sukses dengan cara bisnis. Mungkin hanya sebagian orang yang berfikir untuk bisa sukses tanpa menjalankan bisnis, namun faktanya hampir semua orang sukses di dunia dan di Indonesia pasti menjalankan usaha atau bisnis. Maka dari itu, siapapun yang menjalankan bisnis berarti adalah orang yang sangat luar biasa. Seperti halnya artis yang sudah sukses Tukul Arwana.

Tukul Arwana memiliki bisnis rumah kos dan untuk bisa tinggal di sana, pembawa acara "Bukan Empat Mata" memberikan persyaratan seabreg.

"Lihat persyaratan untuk masuk saja sudah buat orang merinding," tutur Tukul Arwana saat ditemui di EX Plasa, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2013).

Persyaratan itu diantaranya harus bersikap sopan, dengan saling menjaga dengan penghuni lainnya. Jika yang mengontrak petakan hanya boleh dilakukan pasangan suami istri yang sah yang mempunyai surat nikah.

"Waktu membayar harus tertib dan tidak bisa ditolelir. Harus konsisten kalau sudah waktunya membayar. Kalau enggak mau yang dipersilakan angkat kaki," tegas Tukul.

Meski tegas, Tukul memberikan jaminan penyewa akan merasa nyaman. "Kalau ada kerusakan tinggal hubungi dirinya dan diperbaiki dalam tempo kurang dalam 24 jam. Arwana mempunyai kontrakan dan kos-kosan di wilayah Cipete Utara RW 7, Jakarta Selatan.

Sumber : Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto , TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA



Friday, March 14, 2014

Kunci Sukses Memulai Usaha Kost-Kostan

Kunci Sukses Memulai Usaha Kost-Kostan



Kunci Sukses Guna Meraih Keuntungan Besar Dalam Usaha Kost-Kostan

Salah satu jenis bisnis properti yang menjanjikan keuntungan besar dengan modal menengah tanpa harus ada spesifikasi dan desain bangunan secara kusus yaitu bisnis kost-kostan.

Seperti bisnis properti jenis lainnya kost-kosan cukup banyak di minati. Usaha Kost-Kostan ini mempunyai potensi menghasilkan pasif income yang lumayan lebih menjanjikan bila dibanding dengan investasi properti model lainnya seperti tanah dan usaha sejenis seperti jual sewa rumah.

Beberapa kelebihan dalam usaha rumah kost-kosan, selain mendatangkan keuntungan jauh lebih cepat (*bulanan) dari biaya sewa kamar kost tersebut, namun juga bisa di kombinasikan dengan berbagai layanan atau service pendukung lainnya seperti catering dan laundry. Pemilik usaha kost pun memiliki investasi dari terus bertambahnya nilai dan harga jual tanah dan bangunan itu sendiri.

Kunci sukses dari usaha Kost-Kostan
1. Lokasi
Berlokasi di tempat strategis, berdekatan dengan sekolah, kampus, pertokoan dan perkantoran.
2. Posisi Bangunan
Posisi bangunan tidak masuk ke dalam gang sempit, usahakan rumah kost anda dekat dengan jalan umum yang dilalui angkutan umum dan memiliki luas ruangan yang memadai bagi penghuni kost. Hal ini sangat mempengaruhi nilai jual dan harga sewa kost-kosan tersebut.
3. Bentuk Bangunan
Bentuk bangunan yang mempunyai desain dengan sirkulasi udara yang baik sehingga hemat akan energi dapat mengurangi biaya listrik, dan sehat bagi penghuninya.
4. Perijinan
Lengkapi segala syarat administrasi perijinan.
5. Akses
Akses yang mudah untuk mendukung segala aktifitas penghuni kost, jalan akses keluar masuk yang luas dan mulus.
6. Area Parkir
Area parkir bagi penghuni kost memadai dan aman, semakin luas area parkir semakin luas pula kemungkinan kost anda mendatangkan keuntungan.
7. Fasilitas
Perhatikan sarana dan prasarana untuk para penghuni kost, seperti sumber air, listrik, ruang jemur dan sarana lainnya harus dipikirkan secara detail termasuk fasilitas di tiap kamar kost seperti lemari, kursi, meja, tempat tidur, pendingin ruangan, kamar mandi. Usahakan semua fasilitas dapat memberikan kenyamanan dan dapat menunjang kelancaran aktivitas penghuni kost.
8. Service Tambahan
Lengkapi dengan pelayanan tambahan dengan adanya hal ini dapat memberikan nilai plus bagi kost-kosan Anda, contoh WiFi, Loundry dan Pembantu.
9. Keamanan
Jaminan keamaanan bagi kost-kosan wajib hukumnya.
10. Tata Tertip
Terapkan sebuah peraturan tata tertip guna menjaga keharmonisan bagi para penghuni kost, seperti tata tertib mengenai jam malam atau jam bertamu/berkunjung bagi teman, ataupun keluarga penghuni kost terlebih bila penghuni kost Anda adalah para wanita. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan yang berdampak pada nama baik rumah kost Anda.
11. Seleksi Calon Penyewa
Selektif dalam menerima penghuni kost adalah satu cara menjaga keamanan dan kredibilitas rumah kost anda. Tanyakan identitas resmi calon penghuni kost anda, bila tidak memiliki identitas resmi anda berhak untuk menolaknya.

Nah demikianlah beberapa kunci sukses untuk memulai usaha kost-kostan semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin menekuni bisnis kost-kostan.

Wednesday, February 26, 2014

PENGHASILAN TERUS MENGALIR DARI USAHA KOST-KOSTAN


PENGHASILAN TERUS MENGALIR DARI USAHA KOST-KOSTAN


kamar-kos-kosan-Bisnis kost-kostan memang cukup menjanjikan, terlebih di kota-kota pusat perdagangan atau di kota-kota pelajar dan industri. Sudah banyak yang merasakan bahwa penghasilannya terus mengalir dari usaha kost-kostan

Banyaknya pelajar mahasiswa dan pegawai yang berasal dari luar daerah menjadikan pemilik kost-kostan menikmati keuntungan darinya. Usaha ini dapat dijalankan hanya dengan memanfaatkan kamar dirumah yang tidak lagi dipakai atau berpenghuni.

Selain penghasilan yang terus mengalir setiap bulannya, sebagai usaha jangka panjang, pemilik kost-kostan bisa menikmati keuntungan dari terus naiknya nilai tanah.

Pengelolaan usaha kost-kostan ini juga tidak begitu rumit. Bila tidak mau repot mengurusi anak-anak kost, pemilik bisa mempekerjakan orang lain untuk pengelolaan tiap hari dan hanya melakukan kontrol dan pengecekan berkala saja.

Fasilitas & Pemasaran

Untuk fasilitas dari masing-masing usaha kost-kostan juga bermacam-macam. Ada yang dari mereka menyediakan fasilitas yang diisi dengan ranjang dan dilengkapi meja tulis, almari, kamar mandi dalam.

Bahkan untuk kost-kostan yang membidik pasar atas yakni anak-anak orang kaya, biasa dilengkapi dengan fasilitas alat pendingin ruangan juga telepon sendiri. Namun banyak juga yang menyediakan kamar kosongan untuk diisi sekehendak penyewa kamar.

Pemilik kost-kostan tak cukup hanya memasang plang “menerima kost” di depan pondokannya. Mereka harus aktif menjaring pasar. Caranya, bisa dengan menyebarkan selebaran penawaran atau brosur ke kampus-kampus, kantor-kantor atau warung-warung yang ramai dikunjungi. Bila perlu memberi iming-iming pada calon penyewa seperti gratis sewa satu bulan untuk penyewa yang membayar sewa enam bulan sekaligus.

Memberikan kelonggaran dalam waktu pembayaran dan mempertahankan harga lama bagi penghuni lama juga bisa dilakukan sebagai alternatif untuk memasarkan usaha kos-kosannya.

Monday, January 20, 2014

Tukul Kini Juragan Kontrakan



Tukul Kini Juragan Kontrakan


JAKARTA - Tukul Arwana tidak pusing bila dirinya sepi tawaran job. Dia sudah punya bekal untuk menghidupi anak dan istrinya dengan menjadi juragan kontrakan.

"Alhamdulillah, saya punya kontrakan sembilan petak. Saya sangat serius menjalani bisnis tersebut," ungkap Tukul saat ditemui di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2008).

Pria asal Jawa Tengah itu sengaja mempersiapkan bisnis tersebut untuk masa depan setelah dia tidak aktif lagi di dunia hiburan.

"Ini memang bisnis sampingan saya. Saya akan terus mengembangkan bisnis ini untuk persiapan saya di hari tua," tutur suami dari Susi ini.

Tak hanya itu, pria dua anak itu juga rajin menabung agar tenang menjalani masa tua.

"Pokoknya, saya akan mempersiapkan masa tua dengan baik. Saya ingin anak dan istri saya hidup berkecukupan," harap artis yang kariernya merangkak dari nol ini.
(fin)

Thursday, January 9, 2014

Fenomena kos di Surabaya


Fenomena kos di Surabaya



Pada tanggal 10 Juni 2013 kami diwawancarai oleh koran Surya Surabaya (surya.co.id) mengenai usaha kos-kosan eksklusif di Surabaya yang kemudian diterbitkan pada tanggal 13 & 14 Juni 2013. Menurut penjelasan sang wartawan, koran tersebut sedang mencari liputan khusus yang biasa ditampilkan pada hari-hari tertentu dalam koran tersebut.

Pada tanggal 13 Juni 2013 terbitlah koran tersebut dengan headline yang cukup provokatif “Terancam Pailit karena Kos Elite”  menggunakan huruf hitam besar dengan latar belakang, setengah halaman depan, foto istri sedang merapihkan tempat tidur disalah satu kamar kos kami.

Tulisan koran Surya pada tanggal tersebut disebutkan “Banyak hotel berbiaya murah (low budget) terancam gulung tikar. Keberadaan hotel bersegmen masyarakat kelas menengah ke bawah itu kian tergerus oleh fenomena menjamurnya indekos elite sewa harian” (Harian Pagi Surya, 13 Juni 2013).

Melalui tulisan Koran Surya yang saya kutip diatas, saya baru mengetahui hal ini dan cukup kaget juga dengan fenomena ini. Seri tulisan dalam koran Surya, 13-14 Juni 2013, sangat bermanfaat bagi saya dalam mengetahui perkembangan yang terjadi sehubungan dengan usaha yang saya lakukan dan imbasnya kepada usaha yang lain Surabaya.

Kamar kos kami memiliki Visi: “Menyediakan kamar kos yang nyaman dan tenang bagi para karyawan yang sedang berada di Surabaya”. Melalui visi tersebut tercetuslah Misi yang kemudian kami tuangkan dalam lokasi kos, desain kos, desain kamar, target market, fasilitas kos, dan cara pengelolaan kos kami. Kami berusaha menyediakan hunian senyaman dan setenang mungkin, karena nyaman dan tenang bagi tiap orang bisa ditafsirkan berbeda.

Misi tersebut terus berkembang sesuai perkembangan jaman dan permintaan dari para pengguna jasa kos kami yang sebagian besar adalah para karyawan yang bertugas tetap ataupun sementara di Surabaya. Salah satu yang kemudian menjadi tren adalah “kos harian” dan “kos mingguan”, hal ini sesuai dengan permintaan dari pelanggan kami dimana tren kos tersebut sebelumnya tidak terpikirkan oleh kami. Dalam benak kami yang namanya kos adalah “kos bulanan” sehingga kami menyediakan fasilitas untuk kos bulanan. Sejak pertama buka, yang menyewa sudah menanyakan “apakah dapat disewa mingguan?”. Kamipun awalnya kelabakan dalam menentukan tarif, namun seiring waktu dengan menghitung untung rugi akhirnya didapatkan tarif yang kami anggap cocok untuk “kos harian” maupun “kos mingguan”.

Fasilitas pada Kos untuk karyawan yang kami kelola adalah berdasarkan pengalaman saya sebagai karyawan disebuah perusahaan. Dimana fasilitas yang saya dapatkan dikamar yang saya tempati saya rasa cukup nyaman sebagai seorang karyawan di perusahaan tersebut. Standar yang saya dapatkan tersebut kemudian saya terapkan juga di kos kami. Disamping itu juga berdasarkan pengalaman saya saat menginap diberbagai hotel low budget, homestay, sampai hotel bintang lima di Indonesia.

Berbicara mengenai standar hunian, menurut saya sebenarnya sedikit banyak terbentuk dari pengalaman masa kecil. Flashback sedikit, Bapak saya adalah pensiunan dari sebuah perusahaan asing dengan standar hunian rumah yang sangat-sangat nyaman… menurut saya jauh diatas rata-rata rumah dinas karyawan swasta di Indonesia yang pernah saya lihat. Karena standar rumah tersebut adalah sama dengan standar rumah yang diberikan juga kepada karyawan expatriat dari Amerika maupun Eropa yang berkerja diperusahaan yang sama (bergantung level dan jabatan).

Kembali ke kos, sesuai visi kos kami maka kami menyediakan fasilitas kos yang membuat pelanggan kos kami merasa nyaman dan tenang di kos tersebut. Apakah fasilitas tersebut dikatakan eksklusif bergantung dari yang menilai berdasarkan pengalaman dan standar yang diinginkan oleh tiap pelanggan. “Eksklusif” dari segi harga kos yang kami berikan sudah pantas karena sudah disesuaikan dengan fasilitas dan lokasi dari kos tersebut. Fasilitas tersebut adalah fasilitas di dalam sebuah kamar sebagai hunian yang nyaman ditambah layanan kebersihan dan cuci strika dan berada di lokasi yang tenang dan strategis.

Masalah laku atau tidak kos yang kami kelola bergantung dari marketing yang kami lakukan, marketing bukan hanya promosi diberbagai media namun lebih dari itu marketing adalah seluruh bentuk pelayanan terbaik yang seharusnya kami diberikan. Banyak pelanggan kami balik lagi saat berada di Surabaya, bahkan merekomendasikan kepada teman maupun keluarganya.

Kami menyertakan kata “baik-baik” dalam tiap promosi yang kami lakukan karena kami ingin dan berusaha semampu kami agar kos tersebut dihuni oleh orang baik-baik dari segala sisi. Usaha kos yang kami jalankan tentu ingin mendapatkan keuntungan, namun harus juga kami imbangi/sesuaikan dengan semua fasilitas yang harus kami berikan/sediakan kepada pelanggan. Fasilitas yang kami berikan dapat dibaca melalui link kostexecutive.wordpress.com

Semoga usaha kos yang kami lakukan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain dalam berusaha meningkatkan taraf hidupnya dan dalam meningkatkan standar hunian yang layak bagi kebanyakan orang disekitarnya.

Kami berbuat yang terbaik dalam berusaha dengan memberikan pelayanan yang terbaik yang dapat kami berikan, yang utama dari semua itu adalah menyerahkan segala usaha kami kepada Sang Pemberi Berkat yaitu Allah Bapa di Sorga.